Rabu, 04 Juli 2007

Harus segera melupakannya. Sudah saatnya untuk berhenti. Ini titik lelah saya. Cukup. Tak ingin terus berlari mengejar punggungnya. Tak ingin terus menatap dan berharap dengan tingkat kegilaan yang melebihi orang gila. Tak ada yang special. Dan tak ingin membuatnya special. CUKUP!!!!!
Saatnya untuk berjalan kembali. Tidak diam dengan menatapnya. Perlahan ia tak akan lagi ada di depan. Ia akan ada di belakang dengan setumpuk kenangan yang sengaja saya lupakan. Bukan saatnya untuk menikmati wajahnya. Ada yang lebih penting darinya. Yaitu hidup saya. Maybe he’s not for me… but I realized that for a year he just fill ma life with such a wonderful dream.. thx to him.

0 komentar: